Cattleya adalah salah satu genus dari 42 spesies anggrek dari Kosta Rika sampai bagian Tropis Amerika Selatan dan merupakan salah satu marga anggrek epifit Diberi nama Cattleya oleh John Lindley pada tahun 1824 setelah Sir William Cattley yang berhasil membudidayakan spesimen Cattleya Labiata yang digunakan sebagai kemasan materi dalam pengiriman anggrek lainnya.
Anggrek jenis ini hidup menumpang pada pohon-pohon kayu besar, sehingga mereka terlindung dari paparan sinar matahari langsung dan memperoleh kelembaban yang sangat mereka butuhkan.
Cattleya tidak menyukai sinar Matahari langsung sepanjang hari Tapi mereka senang mendapat sinar langsung di pagi hari selama 4-5 jam sehari, atau sinar terang sehari penuh.
Bila daunnya berwarna hijau gelap, itu pertanda Cattleya kekurangan sinar Matahari. Sebaliknya, bila kelebihan sinar, warna daunnya akan menjadi hijau kekuningan.
Sinar Matahari yang cukup akan membuat Cattleya rajin berbunga. Selain merangsang pembentukan bunga, sinar Matahari juga membuat tanaman lebih kuat, tahan serangan penyakit dan mampu mengumpulkan makanan cadangan.
Makanan cadangan ini akan tersimpan di dalam bulb. Bulb yang padat berisi akan rajin menghasilkan tunas dan bunga. Cattleya akan rajin berbunga pada lingkungan bertempreatur antara 15-35 derajat Celcius. Air juga merupakan kebutuhan pokok bagi Cattleya.
Cattleya memerlukan penyiraman secara teratur, namun ia juga memerlukan waktu kering beberapa saat, sebelum disiram lagi. Saat disiram, akar akan menyerap air sebanyak-banyaknya untuk disimpan dalam akar maupun bulb.
Sinar matahari yang cukup akan membuat Cattleya rajin berbunga. Anggrek jenis ini lebih senang mendapatkan sinar matahari pagi langsung selama 4-5 jam sehari. Jika tidak, Cattleya lebih suka mendapatkan sinar terang selama sehari penuh. Cattleya yang kekurangan sinar matahari mempunyai daun berwarna hijau gelap. Sedangkan daun yang berwarna hijau kekuningan merupakan tanda Cattleya kelebihan sinar matahari.
Sinar matahari mempunyai beberapa manfaat bagi pertumbuhan Cattleya, antara lain :
• Membuat tanaman lebih kuat
• Merangsang pembentukan bunga
• Membuat tanaman tahan terhadap serangan penyakit
• Tanaman mampu mengumpulkan cadangan makanan
Anggrek Cattleya Skinneri tidak kalah menarik dengan anggrek Cattleya Hybrid yang penuh dengan nuansa glamor. Skinneri mempunyai diameter rata-rata 9 cm dengan dominan warna ungu. Anggrek jenis ini dikenal sebagai bunga Nasional Kosta Rika. Nama ini merujuk pada seorang kolektor anggrek asal Inggris pada tahu 1800an yang bernama Skinner.
Cattleya Skinneri akan mekar lebih awet jika ditempatkan pada media yang tidak terlalu basah. Anda dapat menggunakan pakis sebagai media potnya agar tidak menahan kelembaban terlalu lama. Cattleya Skinneri dapat beradaptasi hampir di semua iklim di Indonesia, mulai dari dataran rendah sampai di dataran tinggi (+1500dpl). Sehingga anda tidak perlu menyiapkan ruang adaptasi khusus.



No comments:
Post a Comment